LAFC Cetak Rekor Baru! Satu Gol Lagi Menuju 500 Gol Sepanjang Sejarah MLS

LAFC Cetak Rekor Baru! Satu Gol Lagi Menuju 500 Gol Sepanjang Sejarah MLS

LIGA335Los Angeles FC (LAFC) kembali menunjukkan dominasinya di Major League Soccer (MLS) 2025 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Toronto FC, Rabu malam waktu setempat. Dua gol dari Jeremy Ebobisse dan Frankie Amaya cukup membawa LAFC meraih kemenangan keenam beruntun sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka.

LAFC Tetap Tajam Meski Tanpa Bintang Utama

Meski tampil tanpa dua penyerang andalan, Denis Bouanga dan Son Heung-min yang sedang membela tim nasionalnya di jeda internasional, LAFC tetap tampil superior. Tim asuhan Steve Cherundolo ini menguasai pertandingan dan menciptakan banyak peluang berbahaya, bahkan nyaris menambah keunggulan jika bukan karena penampilan gemilang kiper Toronto, Sean Johnson.

Johnson berhasil menggagalkan penalti David Martínez di menit ke-60, serta dua penyelamatan spektakuler lainnya dari Ebobisse (menit 74) dan Alexandru Baluța di masa tambahan waktu.

Di sisi lain, kiper veteran Hugo Lloris mencatat clean sheet ke-11 musim ini, menegaskan soliditas lini belakang LAFC yang kini sudah tidak kebobolan selama 346 menit.

Blunder Fatal Toronto FC

Toronto FC justru menjadi korban kesalahan sendiri. Gol pertama lahir di menit ke-13 ketika Alonso Coello gagal menguasai bola di area sendiri dan direbut Ebobisse, yang kemudian dengan tenang menaklukkan Johnson lewat sepakan rendah.

Gol kedua terjadi di menit ke-60 setelah mantan pemain LAFC, Jose Cifuentes, melakukan kesalahan umpan yang langsung dimanfaatkan Frankie Amaya, hanya tiga menit setelah ia masuk ke lapangan.

Kedua gol itu membuat LAFC mencatat total 499 gol sepanjang sejarah klub di MLS dan berpeluang menjadi tim tercepat yang mencapai 500 gol, mengalahkan rekor milik D.C. United.

Toronto FC Terpuruk dan Pecahkan Rekor Buruk

Bagi Toronto FC, hasil ini memperpanjang catatan kelam mereka menjadi 11 laga tanpa kemenangan (0-3-8) dan menghentikan rekor delapan hasil imbang beruntun, yang sebelumnya menjadi rekor MLS.

“Dua kesalahan yang tidak perlu benar-benar membuat perbedaan,” ujar pelatih Toronto, Robin Fraser.
Sementara striker Theo Corbeanu menambahkan, “Kami harus lebih klinis di depan gawang dan lebih kejam di area lawan.”

Penderitaan Toronto makin lengkap setelah Alonso Coello mendapat kartu merah seusai laga karena tekel keras terhadap Jailson.

Toronto kini punya rekor menyedihkan 0-12-7 saat kebobolan lebih dulu, dan tetap tanpa kemenangan atas LAFC dalam tiga pertemuan terakhir (0-2-1).

LAFC Makin Ganas Jelang Akhir Musim

Dengan hasil ini, LAFC (17-7-8) terus menekan di papan atas klasemen. Mereka telah mencetak 18 gol dan hanya kebobolan empat selama enam kemenangan terakhirnya.
Sementara Toronto (5-14-14) akan menutup musim melawan Orlando City pada 18 Oktober, menandai musim kelima berturut-turut tanpa lolos ke babak playoff.

LAFC menutup jadwal kandang mereka di BMO Stadium dengan rekor impresif 11 kemenangan, 4 seri, dan hanya 2 kekalahan, sebelum menjalani dua laga tandang terakhir melawan Austin FC dan Colorado Rapids.

Sumber; bolagacor.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *