DELAPANTOTO – Membeli motor baru adalah momen yang menyenangkan. Namun, sering kali setelah beberapa hari penggunaan, kita mendapati baret-baret kecil di body motor. Hal ini tentu bisa membuat pemilik motor baru merasa kecewa. Lantas, apakah baret pada motor baru itu benar-benar masalah? Apakah motor baru yang sudah baret menandakan kualitasnya jelek? Yuk, kita kupas tuntas arti dari baret-baret tersebut!
1. Baret Pada Motor Baru, Hal yang Wajar?
Sebenarnya, baret pada motor baru bukanlah hal yang jarang terjadi, bahkan bisa dianggap cukup wajar dalam beberapa kondisi. Ada beberapa alasan mengapa motor baru bisa mengalami baret ringan, bahkan sesaat setelah digunakan. Baret ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari proses produksi, pengiriman, hingga pemakaian pertama.
a. Proses Produksi dan Pengiriman
Saat motor baru diproduksi, proses pencatatan dan pengecekan kualitas seringkali melibatkan gesekan antara body motor dan alat atau mesin yang digunakan di pabrik. Meskipun motor baru seharusnya sudah diperiksa kualitasnya, beberapa motor tetap bisa mengalami baret kecil karena gesekan selama proses pengemasan dan pengiriman ke dealer. Tentu saja, baret ini biasanya sangat kecil dan bisa diperbaiki dengan cara mudah.
b. Pengemasan dan Pengiriman
Proses pengemasan dan pengiriman motor ke dealer tidak jarang melibatkan proses pemuatan dan pembongkaran motor yang cukup kasar. Misalnya, saat motor dipindahkan menggunakan forklift atau kendaraan pengangkut lainnya, gesekan pada body motor bisa terjadi, yang menyebabkan beberapa goresan ringan pada cat motor. Meskipun dealer berusaha menjaga motor dengan hati-hati, tidak bisa dihindari bahwa beberapa motor mungkin mengalami sedikit kerusakan cat selama proses ini.
2. Apakah Baret Itu Tanda Kualitas Motor Buruk?
Tidak selalu! Baret pada motor baru bukanlah indikasi kualitas motor yang buruk. Sebaliknya, baret ringan lebih sering disebabkan oleh faktor eksternal seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bukan karena kualitas bahan atau cat motor itu sendiri. Sebagian besar motor baru diproduksi dengan cat berkualitas tinggi dan perlindungan lapisan cat yang cukup baik. Jadi, jika motor baru Anda terlihat baret, bukan berarti kualitasnya buruk, melainkan lebih karena faktor-faktor luar.
3. Jenis Baret pada Motor Baru
Ada beberapa jenis baret yang mungkin Anda temui pada motor baru:
a. Baret Halus (Hairline Scratch)
Baret halus ini biasanya sangat tipis dan sulit untuk dilihat kecuali jika Anda benar-benar dekat. Ini adalah jenis baret yang sering terjadi selama pengiriman atau saat motor diperiksa di dealer. Biasanya tidak terlalu mengganggu penampilan motor, tetapi jika dibiarkan, bisa memperburuk tampilan cat motor.
b. Baret Lebih Dalam
Baret yang lebih dalam dapat terjadi ketika motor mengalami gesekan dengan benda keras. Jika baret ini cukup dalam, dapat menembus lapisan cat dan mencapai lapisan dasar atau bahan plastik motor. Baret semacam ini perlu segera diperbaiki karena bisa mempengaruhi penampilan motor dan dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut akibat korosi.
c. Baret pada Pelindung atau Aksesori
Terkadang, baret pada motor baru juga bisa terjadi pada bagian pelindung atau aksesori, seperti pijakan kaki atau pelindung stang. Ini terjadi karena adanya kontak langsung dengan benda keras atau karena proses perakitan motor. Meskipun ini tidak merusak motor secara signifikan, baret pada aksesori dapat menurunkan penampilan motor.
4. Apa yang Harus Dilakukan Jika Motor Baru Sudah Baret?
Jika motor baru Anda sudah mengalami baret ringan, jangan panik! Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan mencegah kerusakan lebih lanjut:
a. Cek Dealer dan Garansi
Jika Anda baru saja membeli motor dan langsung mendapati baret, pertama-tama periksa dengan dealer tempat Anda membeli motor. Biasanya, dealer memiliki garansi atau jaminan untuk mengganti atau memperbaiki kerusakan yang terjadi selama pengiriman. Jangan ragu untuk melapor ke dealer jika baret terjadi sebelum Anda mengambil motor dari showroom.
b. Poles dan Perbaiki Baret Kecil
Baret halus atau kecil bisa dipoles menggunakan cairan khusus untuk menghilangkan goresan. Anda bisa membeli produk poles motor di toko aksesoris atau bengkel motor terdekat. Poles secara perlahan dan hati-hati untuk mengembalikan kilau cat motor.
c. Gunakan Aksesori Pelindung
Untuk mencegah baret di masa depan, Anda bisa menggunakan aksesori pelindung seperti stiker body, pelindung stang, atau pelindung lainnya yang bisa mencegah gesekan langsung antara motor dan benda keras. Ini juga dapat menjaga penampilan motor agar tetap mulus.
d. Servis di Bengkel Resmi
Jika baret cukup dalam dan Anda merasa kesulitan untuk memperbaikinya sendiri, bawa motor ke bengkel resmi untuk perbaikan. Bengkel resmi biasanya menyediakan layanan perbaikan cat motor dan dapat membantu mengatasi baret yang lebih dalam.
5. Mencegah Baret pada Motor Baru
Untuk mencegah baret pada motor baru, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan:
- Hati-hati saat parkir: Pastikan Anda parkir di tempat yang aman dan tidak dekat dengan objek keras yang bisa menggores motor.
- Gunakan pelindung motor: Gunakan penutup motor atau pelindung stang untuk menjaga motor dari goresan saat tidak digunakan.
- Bersihkan motor dengan benar: Saat mencuci motor, hindari penggunaan lap kasar yang dapat menimbulkan goresan pada permukaan cat.
6. Kesimpulan
Baret pada motor baru memang bisa membuat kita sedikit kecewa, tetapi hal tersebut tidak selalu menandakan kerusakan serius pada motor. Baret kecil atau goresan ringan seringkali terjadi karena proses pengiriman atau penggunaan pertama motor. Untuk mengatasi baret tersebut, Anda bisa melakukan perawatan sendiri atau memperbaiki di bengkel resmi. Yang paling penting adalah menjaga motor Anda dengan baik agar tetap terlihat prima dan berfungsi dengan optimal.
Sumber: bolagacor.my.id